My Life.... as woman, wife and mom

Walaupun dah lama kenal blog tapi baru sekarang nich mau nulis tentang keseharian gw. Biasanya kl gak nulis tumbuh kembang kakak nulis resep (gak sering sich) Blog gw tampilannya std bgt . Sirik sich kl lihat blog yang ok Tapi mau belajar dan explore gak punya waktu Ini juga nyolong2 jam kantor :-P

Monday, August 04, 2008

Waspadala 34 Penyakit Kritis

Kita selalu berharap bisa menjalankan kehidupan kita tanpa adanya gangguan kesehatan. Namun, kondisi kesehatan merupakan salah satu hal dalam kehidupan yang tidak dapat diduga sebelumnya.

Siapa yang menduga kalau di malam hari kita masih bisa bercanda bersama keluarga, besok harinya kita tidak bisa bekerja karena ‘mendapat’ salah satu dari penyakit kritis dibawah :

1. Serangan jantung: kematian suatu bagian otot jantung (myocardium) sebagai akibat dari tertutupnya/tersumbatnya arteri koronaria.

2. Pembedahan arteri koronaria: pembedahan jantung untuk memperbaiki suatu penyumbatan atau penyempitan dari satu atau lebih arteri koronaria dengan cara bypass grafts.

3. Stroke: kecelakaan pembuluh darah otak (cerebrovascular accident) yang mengakibatkan cacat pada syaraf (kelainan syaraf) yang berlangsung lebih dari 24 jam dan termasuk kematian jaringan otak (infraction), pendarahan (hemorrage) atau penyumbatan (embolism) yang berasal dari sumber di luar tengkorak (extra cranial) dan harus terdapat bukti adanya defisit neurologist yang menetap.

4. Kanker: tumor ganas yang ditandai dengan suatu pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan penyebaran sel-sel ganas ke jaringan tubuh yang lain. Hal ini mencakup leukemia dan penyakit hodgkins (kanker getah bening) yang pertumbuhannya tidak dapat dikontrol secara medis.

5. Gagal ginjal: gagal ginjal tahap akhir yang menyebabkan tertanggung harus menjalani secara teratur dialisis peritoneal atau cuci darah (haemodilisis) atau transplantasi ginjal.

6. Transplantasi organ penting: tertanggung adalah penerima organ yang berupa jantung, paru-paru, hati, pankreas dan tulang sumsum yang operasinya telah dilaksanakan, atau tertanggung telah terdaftar secararesmi pada daftar tunggu sebagai penerima di wilayah hukum Indonesia.

7. Operasi katup jantung: pembedahan jantung terbuka yang dilakukan untuk memperbaiki atau mengganti fungsi katup jantung yang abnormal.

8. Kehilangan kemampuan bicara: kehilangan kemampuan bicara secara total dan permanen.

9. Luka bakar: luka bakar derajat ketiga (third degree) dan sekurang-kurangnya mengenai 20% luas permukaan tubuh.

10. Koma: keadaan tidak sadar tanpa reaksi terhadap rangsangan dari luar atau dalam dan menghasilkan kelainan-kelainan syaraf (neurological defisit).

11. Operasi pembuluh darah aorta: pembedahan yang dilakukan untuk memperbaiki kelainan pada cabang utama pembuluh darah aorta di daerah dada (thoracalis) dan di daerah perut (abdominalis).

12. Penyakit Parkinson: tergolong ke dalam Idiophatic Parkinson yaitu penyakit yang tidak diketahui penyebabnya sehingga memerlukan pengawasan khusus dan bantuan untuk beraktifitas sehari-hari. Diagnosa atas penyakit ini dibuat oleh dokter ahli penyakit syaraf (neurologist). Apabila diperlukan, perusahaan akan menunjuk seorang atau lebih dokter ahli penyakit syaraf lain untuk menegakkan diagnosa.

13. Ketulian: kehilangan pendengaran dari kedua telinga yang sifatnya total dan tidak dapat disembuhkan.

14. Penyakit Alzheimer's: kelumpuhan secara menyeluruh dari fungsi otak yang mengakibatkan kemunduran mental sehingga memerlukan pengawasan secara terus menerus. Diagnosa harus dibuat seorang dokter ahli Penyakit Syaraf (neurologist). Ababila diperlukan, perusahaan berhak untuk menunjuk dokter ahli Penyakit Syaraf lain untuk memperkuat diagnosa.

15. Tumor jinak otak: tumor otak yang tidak menunjukkan keganasan, tidak menyerang dan menjalar ke bagian tubuh lain.

16. Penyakit paru kronik: tahap akhir dari penyakit paru yang memerlukan pengobatan dengan pemakaian oksigen untuk selamanya.

17. Motor neuron disease: adanya kemunduran pada sistem syaraf pusat untuk mengkontrol aktifitas muscular sehingga kemampuan pergerakan otot-otot menjadi lemah dan menurun. Diagnosa pasti dibuat oleh seorang dokter ahli penyakit syaraf (neurologist) untuk mengkonfirmasikan adanya penyakit ini. Apabila diperlukan perusahaan berhak untuk menunjuk dokter ahli penyakit syaraf lain untuk lebih menegakkan diagnosa.

18. Multiple sclerosis: terdapatnya lebih dari satu episode kelainan susunan syaraf yang bersifat menetap selama 6 bulan. Diagnosa harus dibuat oleh seorang dokter ahli penyakit syaraf (neurologist) untuk mengkonfirmasikan adanya penyakit ini yang dibuktikan dengan hasil image scanning.

19. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner: klaim dapat diajukan apabila Tertanggung telah melaksanakan Angioplasti balon, tindakan laser atau teknik lainnya sebagai tindakan koreksi yang bermakna terhadap stenosis (penyempitan) setidaknya 70% dari dua pembuluh darah jantung atau lebih yang merupakan keharusan medik oleh dokter konsultan ahli jantung.

20. Anemia Aplastik: anemia, netropenia dan trombositopenia (penurunan jumlah sel netrofil dan trombosit dalam darah) yang disebabkan kegagalan sumsum tulang belakang yang tidak dapat dipulihkan. Diagnosis harus ditegakkan berdasarkan biopsi sumsum tulang belakang dan hasil tes darah.

21. Meningitis Bakterial: yaitu suatu peradangan selaput pembungkus otak atau saraf tulang belakang yang disebabkan oleh bakteri dan mengakibatkan gangguan neurologik (persyarafan) permanen yang menimbulkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.

22. Kolitis Ulseratif: didefinisikan sebagai Kolitis Ulseratif yang parah dan akut yang mengancam jiwa, menyebabkan gangguan elektrolit yang biasanya disertai dengan distensi usus dan resiko pecahnya usus, terjadi sepanjang usus besar dengan diare berdarah yang parah/berat. Klaim hanya dapat diajukan berdasarkan gambaran histopatologik (irisan jaringan yang diperiksa secara mikroskopik) dan sudah dilakukan tindakan pembedahan usus besar (colectomy) dan atau operasi usus halus (ileostomy).

23. Disabling Primary Pulmonary Hypertension: merupakan kelainan di mana terjadi peningkatan tekanan pulmonal akibat gangguan struktur, fungsi atau sirkulasi paru-paru yang mengakibatkan pembesaran bilik jantung kanan.

24. Ensefalitis: yaitu peradangan pada otak (hemisfer otak besar, batang otak atau otak kecil). Penyakit ini harus mengakibatkan komplikasi bermakna yang berlangsung setidaknya 6 minggu, termasuk defisit neurologik (gangguan persyarafan) permanen. Defisit neurologik permanen tersebut harus mengakibatkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.

25. Hepatitis Viral Fulminan: pengerasan hati yang submasif sampai masif oleh virus hepatitis yang mengakibatkan kegagalan hati.

26. Penyakit Hati Kronik: kegagalan hati tahap akhir dengan tanda kulit yang berwarna kuning (jaundice) yang menurut pendapat kedokteran secara umum tidak dapat kembali normal, dan berakibat penimbunan cairan di rongga perut (asites) atau kelainan otak (ensefalopati).

27. Penyakit Crohn: (Crohn's disease) merupakan kelainan peradangan menahun yang berbentuk granulomatosa. Klaim dapat diajukan apabila memenuhi kedua kriteria di bawah ini sekaligus :

o penyakit Crohn yang diderita sudah menimbulkan pembentukan fistula (hubungan antara saluran cerna dengan rongga perut), atau penyumbatan intestinal (saluran cerna), atau perforasi (pembentukan lubang) intestinal

o terdapat laporan histopatologik (irisan jaringan yang diperiksa secara mikroskopik) yang mengkonfirmasikan adanya penyakit Crohn.

28. HIV Yang Didapatkan Melalui Transfusi Darah: tertanggung terinfeksi oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) dengan kondisi sebagai berikut :

o infeksi HIV didapatkan melalui transfusi darah yang dilakukan setelah Polis berlaku

o sumber infeksi dipastikan berasal dari lembaga yang menyelenggarakan transfusi darah dan lembaga tersebut dapat melacak asal dari darah yang terinfeksi HIV tersebut, dan

o tertanggung yang terinfeksi HIV bukan merupakan penderita hemofilia.

29. Trauma Kepala Serius: kecelakaan yang menyebabkan luka pada kepala yang ditimbulkan oleh suatu kekuatan fisik yang berasal dari luar tubuh yang mengakibatkan defisit neurologik (gangguan persyarafan) yang menimbulkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.

30. Distrofi Muskular: termasuk kelompok myopati (kelainan otot) degeneratif (kemunduran) yang disebabkan oleh kelainan genetik dan ditandai dengan kelemahan dan atrofi (pengerutan) otot tanpa mempengaruhi sistem saraf. Klaim hanya dapat diajukan apabila Muscular Dystrophy yang diderita menyebabkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.

31. Kelainan Pembuluh Darah Koroner Yang Serius: penyempitan yang terjadi pada setidaknya satu pembuluh darah koroner (pembuluh darah jantung) sebesar minimal 75 % dan pada dua pembuluh darah koroner lainnya sebesar minimal 60 % yang dibuktikan melalui arteriografi koroner. Untuk kepentingan Polis ini, yang didefiniskan sebagai pembuluh darah jantung hanya pembuluh darah besar sisi kiri jantung, pembuluh darah jantung anterior descending kiri, sirkumfleksi dan pembuluh darah besar sisi kanan jantung.

32. Kelumpuhan (paralysis): diartikan sebagai hilangnya secara total dan permanen (menetap) fungsi dua atau lebih anggota tubuh sebagai akibat terkena kecelakaan, atau kelainan dari tulang belakang. Anggota tubuh didefinisikan sebagai seluruh lengan atau seluruh kaki.

33. Poliomyelitis: klaim dapat diajukan apabila memenuhi seluruh kriteria di bawah ini :

o terdapat diagnosis pasti atas adanya infeksi virus polio yang menyebabkan timbulnya kelumpuhan yang dibuktikan dengan gangguan fungsi motorik atau berkurangnya fungsi pernafasan

o Kondisi yang diderita harus mengakibatkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.

34. Lupus Eritematosus Sistemik (SLE = Systemic Lupus Erythematosus): kondisi autoimun (kekebalan terhadap tubuh sendiri) multisistem (yang mengenai banyak sistem dalam tubuh) dan multifaktorial (melibatkan banyak faktor) yang sebagian besar diderita wanita dalam periode wanita tersebut membesarkan anak. Untuk kepentingan Polis, klaim dapat diajukan jika jenis SLE melibatkan ginjal (yang dipastikan dengan biopsi ginjal dan sesuai dengan klasifikasi WHO). Diagnosis akhir SLE harus didapatkan dari seorang dokter ahli di bidang rematologi dan imunologi.

*) : Yang dimaksud dengan Aktivitas Kehidupan Sehari-hari adalah ke-6 (enam) hal di bawah ini:

1. Mandi: diartikan sebagai kemampuan membersihkan diri pada waktu mandi dengan atau tanpa menggunakan shower (pancuran) atau membersihkan diri dengan baik menggunakan cara-cara lainnya;

2. Berpakaian: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk mengenakan, melepas, mengepas dan melonggarkan pakaian, tanpa bantuan orang lain, termasuk juga mengenakan braces (penopang / penyangga tubuh), kaki / tangan palsu atau alat bantu lainnya;

3. Beralih tempat: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk memindahkan tubuh dari tempat tidur ke kursi dengan sandaran yang tegak atau ke kursi roda dan sebaliknya;

4. Berpindah: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk berpindah di dalam ruangan dari kamar ke kamar pada ketinggian lantai yang sama;

  1. Toileting (Buang air): diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk menggunakan kamar kecil atau jamban atau cara-cara lain untuk buang air kecil atau buang air besar agar mampu mempertahankan kebersihan diri yang layak,
  2. Menyuap: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk menyuapi diri sendiri ketika makanan sudah disiapkan dan terhidang

Karena kami menginginkan kesejahteraan keluarga Anda tidak terganggu oleh kewajiban penyelesaian biaya perawatan dan pengobatan, maka melalui PRUcrisis cover dan PRUcrisis cover plus, PT Prudential Life Assurance memberikan Anda perlindungan atas 34 Penyakit Kritis tersebut.

Untuk informasi lanjut bisa email saya di ria_wuland@yahoo.com atau telp dan sms di 08159966771

Saya akan menjelaskan apa yang anda ingin ketahui, tanpa harus membeli polis dan “dikejar kejar” he…he…

Tuesday, March 04, 2008

Daftar Susu Formula Tercemar Yang Sudah Ditarik

hari ini dapet forward dr temen :

FYI
 >
 > Daftar A: Produk Daging, Susu, Telur dan Hasil Olahanya Yang
 Dilarang
 > No. Nama Dagang Jenis Produk Negara Asal
 > 1. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa vanila Belgia/Perancis
 > 2. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa strawberry Belgia/Perancis
 > 3. Elle & Vire Skim Milk UHT rasa cokelat Belgia/Perancis
 > 4. Elle & Vire Skim Milk UHT natural Belgia/Perancis
 > 5. Magnum Ice Cream Belgia (Milk Fat)
 
 
 > Daftar B: Produk Daging, Susu, Telur  dan Hasil Olahanya Yang 
diamankan Sementara
 > No. Nama Dagang Jenis Produk Negara Asal
 > 1. Campina Dutch Breda Butter Belanda
 > 2. De Hollandsche Boerin Keju Belanda
 > 3. Pregestimil Susu Bubuk Belanda
 > 4. Breda Mentega Belanda
 > 5. Pere de Du Tomato Daging ayam olahan Perancis
 > 6. Pere de Du Fillet Cordon Daging ayam olahan Perancis
 > 7. Pere de Du Nugets Daging ayam olahan Perancis
 > 8. Perc de Du Drum Sticks Daging ayam olahan Perancis
 > 9. Maya Brand Corned Beef Perancis
 > 10. ABC Corned Beef Corned Beef Perancis
 > 11. President Emmental ex France Keju Perancis
 > 12. President Creme Liquide UHT Perancis
 > 13. President Butter Perancis
 > 14. President Butter salted batangan Perancis
 > 15. President Butter unsalted Perancis
 > 16. Elle & Vire Skimmed milk Perancis
 > 17. Elle & Vire French Butter Perancis
 > 18. Elle & Vire Spredable butter Perancis
 > 19. Elle & Vire French Butter Perancis
 > 20. Elle & Vire Cheese spread Perancis
 > 21. Elle & Vire Cheese Perancis
 > 22. Suny Boy Full Cream Milk Powder Perancis
 > 23. Suny Boy Susu UHT Perancis
 > 24. Plumrose Chicken Hot Dog Jerman
 
 
 > Daftar C: Produk Susu Dalam Negeri -- Yang Aman Untuk Digunakan
 > No. Nama Barang Jenis Produk
 > 1. Frisian Flag Susu Bubuk Full Cream
 > 2. Kompleta Susu Kental Manis
 > 3. Caleimex Susu Rendah Lemak
 > 4. Dutch Lady Susu Cair
 > 5. Susu Bendera 123 Susu Pertumbuhan
 > 6. Susu Bendera Yes! Susu Cair
 > 7. Susu Bendera SKM Susu Kental Manis
 > 8. Enaak Susu Kental Manis
 > 9. Indomilk Susu Kental Manis
 > 10. Indomilk Susu Pasteurisasi
 > 11. Indomilk Susu Evaporasi
 > 12. Kremer Krim Kental Manis
 > 13. Tiga Sapi Krim Kental Manis
 > 14. Tiga Sapi Susu Bubuk
 > 15. Sustagen Susu Bubuk
 > 16. Enfapro Susu Formula Lanjutan
 > 17. Enfragrow Susu Pertumbuhan
 > 18. Enfamil Susu Bayi
 > 19. Bebelac 1 Susu Bayi
 > 20. Bebelac 2 Susu Formula Lanjutan
 > 21. Delilac Susu Pertumbuhan
 > 22. Tropicana Slim Susu Bubuk
 > 23. Nutrifood Susu Bubuk Instan
 > 24. Nutrifood WRP Susu
 > 25. Promina Susu Bubuk
 > 26. Sun Susu Bubuk
 > 27. SMA Susu Bayi
 > 28. S-26 Susu Bayi
 > 29. Promil Susu Formula Lanjutan
 > 30. Procal Susu Pertumbuhan
 > 31. Enercal Susu
 > 32. Nursoy Susu Formula Khusus
 > 33. Bear Brand Susu Steril Cair
 > 34. Cap Nona Susu Kental Manis
 > 35. Cap Nona Susu Evaporasi
 > 36. Carnation Susu Bubuk
 > 37. Carnation Susu Evaporasi Cair
 > 38. Dancow Susu Bubuk
 > 39. Dancow Susu Beraroma
 > 40. Dancow Balita Susu Pertumbuhan
 > 41. Lactogen 1 Susu Bayi
 > 42. Lactogen 2 Susu Formula Lanjutan
 > 43. Milkmaid Susu
 > 44. Anlene Susu Bubuk
 > 45. Nan Susu Bayi
 > 46. Anchor Susu Bubuk Full Cream
 > 47. Birch Tree Susu Beraroma
 > 48. Dumes Mames Susu Bayi
 > 49. FMC Powder Susu Bubuk Full Cream
 > 50. Indokilin Susu Bubuk Full Cream
 > 51. Kilimas Susu Beraroma
 > 52. LLM Susu Formula Khusus
 > 53. Milco Susu Beraroma
 > 54. Nini Susu Bayi
 > 55. Sari Husada Susu Bubuk Full Cream
 > 56. SGM Susu Bayi
 > 57. Vitalac Susu Bayi
 > 58. Ultra Susu UHT
 > Sumber: Ditjen POM Depkes

Monday, August 27, 2007

DESKRIPSI DIRI

Apa yang saya bisa ceritakan tentang diri saya….

Dulu
Saya seorang anak sulung dari 4 saudara. Menuntut ilmu dari SD sd perguruan tinggi semuanya di sekolah negeri.
TK…? Kebetulan dulu saya tidak mau masuk TK entah kenapa sebabnya, mungkin karena rumah saya dekat dengan TK sehingga saya sudah bosan dengan suasananya, Sehingga saya masuk SD (N.127 Palembang)diusia seharusnya saya masuk TK.
Tidak sulit untuk saya menjalani masa masa sekolah karena saya termasuk orang yang mudah beradaptasi, walaupun sedikit penakut.
Ketika SD dan SMP (SMP 17 Palembang) saya termasuk siswa dengan prestasi akademis yang lumayan, selalu masuk dalam posisi 10 besar.Dan itu juga yang mengantarkan saya ke SMA N.1 Palembang, salah satu SMA Favorit di Palembang.
Masa SMA, masa yang paling indah begitu kata orang.
Bisa ya bisa enggak, saya mendapat sahabat sahabat yang baik di masa itu, yang mau berkorban entah ikhlas atau hanya karena takut dibilang tidak setia kawan (termasuk saya). Tapi dengan mereka saya mempunyai ikatan emosi bahkan sampai sekarang.
Prestasi Akademis saya di SMA agak turun, walau pun mungkin kalau di sekolah lain saya masih bisa masuk 10 besar tapi tidak disini. Begitu banyak siswa siswa berprestasi disini, membuat saya malas bekerja keras karena saya pikir saya tidak akan bisa menyaingi mereka (salah satu kesalahan saya). Untungnya saya bisa lulus dengan nilai yang cukup baik.
Tahun 1995 saya memasuki fase baru menjadi mahasiswa.
Mahasiswa dengan segala ’Ke-aku annya”. Dimana saya merasa memiliki kemerdekaan walupun tidak utuh. Saya bisa memilih mata kuliah apa yang saya ambil, dosen mana yang cocok untuk ’mendidik’ saya. Tetapi saya masih belum pintar dalam manajemen waktu.
Tempat kuliah yang jauh dan gersang membuat saya lebih banyak menghabis kan waktu untuk bermain bersama teman teman saya. Saya Kuliah di Teknik Mesin Universitas Sriwijaya dan menyelesaikannya pada bulan desember tahun 2000.

Sekarang
Saya adalah seorang istri dan ibu dari serang anak berumur 2 tahun.
Senin s/d Jum’at saya bangun jam 05.00 dan meninggalkan rumah jam 05.45 dan pulang jam 17.45, Hari sabtu saya bangun jam 05.30 dan berangkat jam 06.30 agak lebih sedikit santai karena saya kerja sampe jam 13.00 sebenarnya kalau boleh memilih saya lebih senang libur dan pekerja lebih di hari biasanya.
Hari minggu saya bisa bangun siaaang…, walaupun kadang pagi karena anak saya sudah bangun.Ya, saya seorang ibu dan pekerja.
Banyak orang yang bertanya kenapa saya sampai tega meniggalkan anak saya 12 jam sehari. Pertanyaan yang sulit dijawab. Tentunya keputusan yang saya buat sudah saya pertimbangkan. Tempat tinggal saya tidak begitu jauh dari tempat kerja suami saya.
Sebelumnya kami ngontrak di belakang kantor saya sehingga walau pun bekerja saya bisa mengontrol anak saya kapan saja.
Saya juga berhasil memberi ASI ekslusif untuk anak saya, walau pun sekarang zaman instan dan canggih, tapi saya bertekad untuk memberikan anak saya apa yang sudah diberikan ibu saya kepada saya.
Tetapi suami saya mendapat kerja yang lebih baik, namun waktu kerja shift membuat suami saya harus pulang malam dan pagi. Sebagai istri yang baik saya harus bisa mensupport suami saya. Saya tidak ingin kinerja nya turun hanya karena dia lelah.
Suami saya adalah Tiang keluarga, kemapan finansial akan membuat dia lebih percaya diri. Jadi saya bersedia pindah ke tempat tinggal yang jauh dari kantor saya dengan pertimbangan waktu kerja saya yang normal.
Sabtu siang sampe sore bahkan malam tapi tidak terlalu larut walaupun tidak setiap minggu adalah waktu ’egois’ saya. Saya biasanya ke salon untuk memanjakan diri, bertemu dengan teman teman lama, atau jalan bareng dengan teman teman kantor.

NANTI
Terus terang saya iri melihat ibu ibu yang bisa menghabiskan waktu bersama anak anaknya.
Tetapi apakah saya bisa? Keinginan saya saya bisa menghabiskan waktu, dan melihat pertumbuhan anak saya, tetapi saya juga ingin terus berkarya dan produktif dalam menghasilkan uang. Makanya sekarang saya sibuk mencari side job, freelance job dan peluang usaha agar saya bisa menjadi working at home mom.