DESKRIPSI DIRI
Apa yang saya bisa ceritakan tentang diri saya….
Dulu
Saya seorang anak sulung dari 4 saudara. Menuntut ilmu dari SD sd perguruan tinggi semuanya di sekolah negeri.
TK…? Kebetulan dulu saya tidak mau masuk TK entah kenapa sebabnya, mungkin karena rumah saya dekat dengan TK sehingga saya sudah bosan dengan suasananya, Sehingga saya masuk SD (N.127 Palembang)diusia seharusnya saya masuk TK.
Tidak sulit untuk saya menjalani masa masa sekolah karena saya termasuk orang yang mudah beradaptasi, walaupun sedikit penakut.
Ketika SD dan SMP (SMP 17 Palembang) saya termasuk siswa dengan prestasi akademis yang lumayan, selalu masuk dalam posisi 10 besar.Dan itu juga yang mengantarkan saya ke SMA N.1 Palembang, salah satu SMA Favorit di Palembang.
Masa SMA, masa yang paling indah begitu kata orang.
Bisa ya bisa enggak, saya mendapat sahabat sahabat yang baik di masa itu, yang mau berkorban entah ikhlas atau hanya karena takut dibilang tidak setia kawan (termasuk saya). Tapi dengan mereka saya mempunyai ikatan emosi bahkan sampai sekarang.
Prestasi Akademis saya di SMA agak turun, walau pun mungkin kalau di sekolah lain saya masih bisa masuk 10 besar tapi tidak disini. Begitu banyak siswa siswa berprestasi disini, membuat saya malas bekerja keras karena saya pikir saya tidak akan bisa menyaingi mereka (salah satu kesalahan saya). Untungnya saya bisa lulus dengan nilai yang cukup baik.
Tahun 1995 saya memasuki fase baru menjadi mahasiswa.
Mahasiswa dengan segala ’Ke-aku annya”. Dimana saya merasa memiliki kemerdekaan walupun tidak utuh. Saya bisa memilih mata kuliah apa yang saya ambil, dosen mana yang cocok untuk ’mendidik’ saya. Tetapi saya masih belum pintar dalam manajemen waktu.
Tempat kuliah yang jauh dan gersang membuat saya lebih banyak menghabis kan waktu untuk bermain bersama teman teman saya. Saya Kuliah di Teknik Mesin Universitas Sriwijaya dan menyelesaikannya pada bulan desember tahun 2000.
Sekarang
Saya adalah seorang istri dan ibu dari serang anak berumur 2 tahun.
Senin s/d Jum’at saya bangun jam 05.00 dan meninggalkan rumah jam 05.45 dan pulang jam 17.45, Hari sabtu saya bangun jam 05.30 dan berangkat jam 06.30 agak lebih sedikit santai karena saya kerja sampe jam 13.00 sebenarnya kalau boleh memilih saya lebih senang libur dan pekerja lebih di hari biasanya.
Hari minggu saya bisa bangun siaaang…, walaupun kadang pagi karena anak saya sudah bangun.Ya, saya seorang ibu dan pekerja.
Banyak orang yang bertanya kenapa saya sampai tega meniggalkan anak saya 12 jam sehari. Pertanyaan yang sulit dijawab. Tentunya keputusan yang saya buat sudah saya pertimbangkan. Tempat tinggal saya tidak begitu jauh dari tempat kerja suami saya.
Sebelumnya kami ngontrak di belakang kantor saya sehingga walau pun bekerja saya bisa mengontrol anak saya kapan saja.
Saya juga berhasil memberi ASI ekslusif untuk anak saya, walau pun sekarang zaman instan dan canggih, tapi saya bertekad untuk memberikan anak saya apa yang sudah diberikan ibu saya kepada saya.
Tetapi suami saya mendapat kerja yang lebih baik, namun waktu kerja shift membuat suami saya harus pulang malam dan pagi. Sebagai istri yang baik saya harus bisa mensupport suami saya. Saya tidak ingin kinerja nya turun hanya karena dia lelah.
Suami saya adalah Tiang keluarga, kemapan finansial akan membuat dia lebih percaya diri. Jadi saya bersedia pindah ke tempat tinggal yang jauh dari kantor saya dengan pertimbangan waktu kerja saya yang normal.
Sabtu siang sampe sore bahkan malam tapi tidak terlalu larut walaupun tidak setiap minggu adalah waktu ’egois’ saya. Saya biasanya ke salon untuk memanjakan diri, bertemu dengan teman teman lama, atau jalan bareng dengan teman teman kantor.
NANTI
Terus terang saya iri melihat ibu ibu yang bisa menghabiskan waktu bersama anak anaknya.
Tetapi apakah saya bisa? Keinginan saya saya bisa menghabiskan waktu, dan melihat pertumbuhan anak saya, tetapi saya juga ingin terus berkarya dan produktif dalam menghasilkan uang. Makanya sekarang saya sibuk mencari side job, freelance job dan peluang usaha agar saya bisa menjadi working at home mom.
Dulu
Saya seorang anak sulung dari 4 saudara. Menuntut ilmu dari SD sd perguruan tinggi semuanya di sekolah negeri.
TK…? Kebetulan dulu saya tidak mau masuk TK entah kenapa sebabnya, mungkin karena rumah saya dekat dengan TK sehingga saya sudah bosan dengan suasananya, Sehingga saya masuk SD (N.127 Palembang)diusia seharusnya saya masuk TK.
Tidak sulit untuk saya menjalani masa masa sekolah karena saya termasuk orang yang mudah beradaptasi, walaupun sedikit penakut.
Ketika SD dan SMP (SMP 17 Palembang) saya termasuk siswa dengan prestasi akademis yang lumayan, selalu masuk dalam posisi 10 besar.Dan itu juga yang mengantarkan saya ke SMA N.1 Palembang, salah satu SMA Favorit di Palembang.
Masa SMA, masa yang paling indah begitu kata orang.
Bisa ya bisa enggak, saya mendapat sahabat sahabat yang baik di masa itu, yang mau berkorban entah ikhlas atau hanya karena takut dibilang tidak setia kawan (termasuk saya). Tapi dengan mereka saya mempunyai ikatan emosi bahkan sampai sekarang.
Prestasi Akademis saya di SMA agak turun, walau pun mungkin kalau di sekolah lain saya masih bisa masuk 10 besar tapi tidak disini. Begitu banyak siswa siswa berprestasi disini, membuat saya malas bekerja keras karena saya pikir saya tidak akan bisa menyaingi mereka (salah satu kesalahan saya). Untungnya saya bisa lulus dengan nilai yang cukup baik.
Tahun 1995 saya memasuki fase baru menjadi mahasiswa.
Mahasiswa dengan segala ’Ke-aku annya”. Dimana saya merasa memiliki kemerdekaan walupun tidak utuh. Saya bisa memilih mata kuliah apa yang saya ambil, dosen mana yang cocok untuk ’mendidik’ saya. Tetapi saya masih belum pintar dalam manajemen waktu.
Tempat kuliah yang jauh dan gersang membuat saya lebih banyak menghabis kan waktu untuk bermain bersama teman teman saya. Saya Kuliah di Teknik Mesin Universitas Sriwijaya dan menyelesaikannya pada bulan desember tahun 2000.
Sekarang
Saya adalah seorang istri dan ibu dari serang anak berumur 2 tahun.
Senin s/d Jum’at saya bangun jam 05.00 dan meninggalkan rumah jam 05.45 dan pulang jam 17.45, Hari sabtu saya bangun jam 05.30 dan berangkat jam 06.30 agak lebih sedikit santai karena saya kerja sampe jam 13.00 sebenarnya kalau boleh memilih saya lebih senang libur dan pekerja lebih di hari biasanya.
Hari minggu saya bisa bangun siaaang…, walaupun kadang pagi karena anak saya sudah bangun.Ya, saya seorang ibu dan pekerja.
Banyak orang yang bertanya kenapa saya sampai tega meniggalkan anak saya 12 jam sehari. Pertanyaan yang sulit dijawab. Tentunya keputusan yang saya buat sudah saya pertimbangkan. Tempat tinggal saya tidak begitu jauh dari tempat kerja suami saya.
Sebelumnya kami ngontrak di belakang kantor saya sehingga walau pun bekerja saya bisa mengontrol anak saya kapan saja.
Saya juga berhasil memberi ASI ekslusif untuk anak saya, walau pun sekarang zaman instan dan canggih, tapi saya bertekad untuk memberikan anak saya apa yang sudah diberikan ibu saya kepada saya.
Tetapi suami saya mendapat kerja yang lebih baik, namun waktu kerja shift membuat suami saya harus pulang malam dan pagi. Sebagai istri yang baik saya harus bisa mensupport suami saya. Saya tidak ingin kinerja nya turun hanya karena dia lelah.
Suami saya adalah Tiang keluarga, kemapan finansial akan membuat dia lebih percaya diri. Jadi saya bersedia pindah ke tempat tinggal yang jauh dari kantor saya dengan pertimbangan waktu kerja saya yang normal.
Sabtu siang sampe sore bahkan malam tapi tidak terlalu larut walaupun tidak setiap minggu adalah waktu ’egois’ saya. Saya biasanya ke salon untuk memanjakan diri, bertemu dengan teman teman lama, atau jalan bareng dengan teman teman kantor.
NANTI
Terus terang saya iri melihat ibu ibu yang bisa menghabiskan waktu bersama anak anaknya.
Tetapi apakah saya bisa? Keinginan saya saya bisa menghabiskan waktu, dan melihat pertumbuhan anak saya, tetapi saya juga ingin terus berkarya dan produktif dalam menghasilkan uang. Makanya sekarang saya sibuk mencari side job, freelance job dan peluang usaha agar saya bisa menjadi working at home mom.

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home